h1

Kenali gejala ‘Hipertensi’ si Jimun (Jimny/Katana)

June 16, 2011

Bagi pengguna mobil yang satu ini kerap mengeluhkan kondisi mesin yang cepat sekali “Hipertensi” atau Overheating, apalagi waktu kondisi jalan/ lalin macet. mungkin karena memang kendaraan ini sudah sedikit “berumur” atau memang kurang perawatan.

 

 

Overheating adalah gejala di mana sebuah mesin kendaraan mengalami panas berlebihan di atas suhu kerja optimumnya. Mesin yang mengalami overheating akan kehilangan daya (putaran tidak rata dan kemudian mati) bahkan jika sudah parah peningkatan suhunya akan mengakibatkan kerusakan yang cukup parah.

Demikian juga dengan mesin Suzuki Jimny/Katana, yang termasuk rawan overheating. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai sebab-sebab overheating dan penanganan yang bisa dilakukan pada Suzuki Jimny/Katana.

Sama seperti mobil-mobil lainnya, Suzuki Jimny/Katana memiliki komponen-komponen utama sistem pendinginan yang secara garis besar sama. Komponen-komponen itu antara lain: radiator, tutup radiator (radiator cap), kipas pendingin, pompa air, thermostat, selang-selang utama inlet dan outlet, selang by-pass, dan water jacket (jalur pendingin pada blok dan kepala silinder). Gangguan pada satu atau lebih komponen tersebut akan mempengaruhi kinerja sistem pendinginan mesin sehingga akan memicu terjadinya overheating.

1. RADIATOR

Komponen ini berfungsi utama sebagai penukar panas cairan pendingin. Cairan pendingin bersuhu tinggi yang keluar dari mesin akan didinginkan ketika berada di radiator dengan bantuan hembusan udara yang melewati kisi-kisi radiator. Dengan demikian, saat memasuki mesin, suhu cairan sudah turun sehingga bisa bertugas untuk menjaga suhu mesin. Permasalahan yang sering terjadi pada radiator adalah:

a). Bocor. Kebocoran pada radiator bisa mengakibatkan berkurangnya volume cairan pendingin sehingga pertukaran panas dari mesin ke cairan pendingin terganggu. Kebocoran bisa terjadi karena radiator retak, terbentur keras, korosi, keran pembuangan yang rusak, atau tutup radiator yang rusak.

Solusi:
Perbaiki bagian-bagian yang bocor. Jika ada bagian yang mengalami korosi, sebaiknya diganti dengan bagian yang baru (jika belum parah) di tempat servis radiator. Jika sudah parah, sebaiknya unit radiator diganti baru. Untuk keran pembuangan yang bocor, biasanya karena O-ring karet sudah rusak. Ganti dengan yang baru, atau ganti sumbat keran pembuangan. Untuk tutup radiator yang rusak, sebaiknya ganti baru dengan spesifikasi yang sama dengan standar.

b). Kotor/berkerak. Disebabkan karena digunakannya cairan pendingin yang mengandung endapan mineral. Kerak-kerak yang menempel di jalur dalam radiator akan menghambat pelepasan panas. Selain itu, kerak kerak tersebut juga bisa menyebabkan korosi yang mengikis ketebalan dinding radiator sehingga lambat laun akan menyebabkan kebocoran.

Solusi:
Bersihkan radiator. Jika belum parah bisa menggunakan radiator flush yang dijual bebas dipasaran. Jika sudah parah sebaiknya lakukan servis radiator. Untuk pencegahan, pakai cairan pendingin yang bebas mineral atau radiator coolant dengan takaran yang sesuai.

2. TUTUP RADIATOR. Komponen ini bertugas untuk mengatur tekanan sistem pendinginan sekaligus mengatur level volume cairan pendingin pada tingkat ideal. Kerusakan pada tutup radiator bisa berupa seal karet yang sudah rusak atau pegas yang sudah lemah.

Solusi: Ganti baru dengan spesifikasi sesuai standar dengan batas tekanan 0.9 bar (pastikan dengan spesifikasi standar pabrik). Jika memakai spesifikasi di atas standar (1.1 atau 1.3 bar) akan terjadi tekanan berlebihan pada sistem pendinginan sehingga justru akan merusak komponen-komponen pendinginan yang lain.

3. KIPAS PENDINGIN. Fungsi utamanya adalah untuk menghasilkan aliran udara sehingga udara bisa mengalir melalui kisi-kisi radiator dan meniup ke arah mesin untuk membantu pelepasan panas. Gangguan yang sering terjadi adalah:

- Putaran kipas yang kurang cepat.Biasanya karena tegangan fan belt kurang sehingga terjadi selip. Solusi: Atur ulang tegangan fan belt. Usahakan lendutan fan belt pada bagian antara dua puli yang terjauh antara 10 – 12 mm.

- Kipas yang terlalu lentur sehingga melentur saat berputar. Solusi: Ganti baru dengan kualitas yang baik.

c). Pemasangan kipas terbalik. Posisi yang benar adalah bagian cekung bilah kipas menghadap mesin. Jika terbalik,.aliran udara yang dihasilkan akan pecah/tidak fokus sehingga proses pendinginan kurang optimum.

4. POMPA AIR (WATER PUMP).

Fungsi utamanya adalah untuk mensirkulasikan cairan pendingin melalui jalur-jalur cairan pendingin. Jika kerja pompa air terganggu, maka sirkulasi cairan pendingin tidak akan optimum sehingga proses pertukaran panas juga akan terganggu. Pompa air pada mesin Jimny/Katana juga berfungsi sebagai dudukan kipas pendingin. Masalah yang sering timbul adalah: Pompa air bocor. Biasanya karena usia pakai atau tegangan fan belt yang terlalu keras sehingga membebani bearing dan seal pada pompa air tersebut. Ciri-cirinya: timbul bunyi gerusan dari arah pangkal puli kipas pendingin. Jika sudah parah akan terlihat kebocoran dari arah pangkal puli kipas pendingin

Solusi: Ganti baru sebab pompa air Jimny/Katana didesain sekali pakai.

5. THERMOSTAT. Fungsi utama thermostat adalah mengatur aliran cairan pendingin dan mengatur suhu optimum mesin. Thermostat bekerja dengan cara menutup aliran cairan pendingin dari mesin saat suhunya masih rendah dan membuka saat suhunya mencapai ukuran tertentu, biasanya di sekitar suhu kerja optimum mesin (82 – 88 derajat C). Dengan demikian, thermostat mengatur agar cairan pendingin yang berada di mesin benar-benar mendinginkan mesin dan cairan pendingin yang berada di radiator benar-benar diturunkan suhunya. Jika thermostat rusak atau dilepas, maka sistem pendinginan akan terganggu. Gangguan yang sering terjadi adalah:

- Thermostat rusak. Solusi: Ganti baru.

- Pemasangan yang kurang tepat sehingga menyebabkan kebocoran. Sebaiknya baca dan ikuti petunjuk pemasangan yang ada di dalam kemasan produknya dengan teliti.

6. SELANG INLET DAN OUTLET. Letak selang-selang ini adalah di atas dan bawah radiator, menghubungkan radiator dengan jalur pendingin di mesin. Masing-masing selang ini diikat dengan klem. Gangguan yan g sering terjadi adalah:

- Bocor/retak/robek. Biasanya terjadi karena usia pakai, kualitas selang yang kurang baik, atau pengencangan klem yang berlebihan.

Solusi: Ganti selang dengan kualitas yang baik.

- Selang sering lepas/robek pada bagian klem. Selain karena pengencangan klem yang berlebihan, masalah ini juga disebabkan karena pemotongan selang terlalu banyak sehingga selang menjadi terlalu pendek. Akibatnya, fleksibilitas selang berkurang sehingga saat mesin beroperasi, getarangetaran mesin akan menarik bahkan merobek selang tersebut. Solusi: Sebaiknya ganti selang agar tidak telalu banyak sambungan yang berarti menambah titik rawan kebocoran.

c). Pemakaian selang yang tidak sesuai.
Akibatnya, pemasangan selang juga tidak pas sehingga mengakibatkan hal-hal seperti selang kempis, robek, atau tercabut.

Solusi: sebaiknya usahakan mengganti selang lama dengan selang baru yang memiliki ukuran, kualitas, dan bentuk sama.

7. SELANG BY-PASS. Berupa selang kecil dengan panjang sekitar 10 cm. Letak selang by-pass berada di bawah rumah thermostat (jalur outlet) dan menghubungkan antara jalur inlet dan outlet cairan pendingin pada mesin. Fungsi utama adalah sebagai jalur kompensator tekanan yang dihasilkan oleh pompa air pada saat thermostat tertutup sehingga mencegah tekanan berlebihan dari pompa air yang bisa merusak sistem pendinginan. Gangguan yang paling sering terjadi adalah bocor atau robek. Penyebabnya adalah usia pakai, kualitas yang kurang baik, atau selang yang kurang sesuai.

Solusi: Ganti selang dengan kualitas yang baik dan ukuran yang pas.

8. WATER JACKET.

 

Water jacket adalah ruangan dan jalur-jalur cairan pendingin yang berada di dalam blok mesin dan kepala silinder. Water jacket menyelubungi bagian-bagian mesin yang menimbulkan panas saat mesin bekerja, seperti silinder dan ruang bakar. Di water jacket terjadi pertukaran panas antara komponen mesin dengan cairan pendingin. Dengan cara inilah suhu mesin terjaga pada tingkat optimum. Gangguan yang bisa terjadi adalah:

- Water jacket kotor/berkerak. Penyebabnya adalah penggunaan cairan pendingin yang kurang bersih atau mengandung mineral. Jika dibiarkan, selain mengganggu proses pelepasan panas mesin juga akan menyebabkan korosi.

Solusi: Bersihkan dengan memakai radiator flush. Ulangi beberapa kali jika dirasa perlu. Sebaiknya cairan pendingin menggunakan coolant yang bisa mencegah terbentuknya timbunan kerak pada water jacket. Atau jika tidak menggunakan coolant, sebaiknya rutin dikuras.

- Bocor/rembes.Biasanya karena kondisi packing/gasket kepala silinder sudah kurang baik. Ciri-cirinya, pelumas mesin berwarna coklat susu karena tercampur cairan pendingin.

Solusi: Ganti packing/gasket kepala silinder dengan yang baru. Jika pelumas terkontaminasi, sebaiknya juga diganti. Lakukan penggantian pelumas berikutnya lebih cepat dari jadwal rutin dengan tujuan untuk membuang kadar cairan pendingin di dalam pelumas lebih cepat. Setelah yakin bebas dari kontaminasi, jadwal penggantian rutin bisa kembali seperti semula.

- Bocor karena blok atau kepala silinder retak. Ini bisa terjadi jika mesin mengalami overheating yang sangat parah atau terjadi penambahan/pengurangan suhu secara drastis. Juga bisa terjadi karena benturan keras. Kasus seperti ini jarang terjadi.

Solusi: Jika belum parah/melewati toleransi, masih bisa ditambal/rebuilt. Namun jika sudah cukup parah, sebaiknya diganti baru.

semoga bermanfaat

sumber : Motrocom

About these ads

6 comments

  1. Makasih Informasinya


  2. aman pikson ya
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/02/08/diy-pasang-sendiri-spull-toa/


  3. sekedar tambahan, untuk kipas pendingin itu kebanyakan memakai automatic sensor yang berfungsi untuk menghidupkan kipas jika mesin mencapai tingkat panas tertentu jika ini rusak maka kipas tidak dapat berputar akibatnya mesin akan overheat (panas berlebihan) puncaknya mesin akan mati tiba-tiba.


  4. itu waterpumpnya kok deket roda gila ya? itu pasti bukan mesin jimny


  5. mau nambahin aja , saya baru beli katana 97 baru dua minggu tapi air sama olie mesin sudah bercampur sampai saya bongkar dua kali cilinder headnya tapi air masih bercmpur juga ,setelah itu saya bawa ke tukang bubut dan disitu baru ketahuan ternyata yang bermasalah adaalah water drop atau biasa di sebut mangkuk mangkukan sudah pada karatan dan bolong sehingga air terus bercampur dengan olie walau sudah diganti packing kerusakan tsb jarang terdeteksi jika montir kurang teliti



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 203 other followers

%d bloggers like this: