Sobs, sebagai orang tua pasti deh pengen membahagiakan anaknya, kerja keras banting tulang semua untuk sang buah hati. Tapi terkadang orang tua terlalu memanjakan dan menuruti apa keinginan anak tanpa mengingat apa yg diberikannya itu baik atau malah buruk bagi anak tersebut.
Sering kita lihat kan anak2 yg masih dibawah umur dengan santai dan bahkan berlagak pembalap motoGP sliwar sliwer di jalanan, yg kalo dilihat itu bocah belum boleh mengendarai kendaraan bermotor, secara umur pun belum boleh mengantongi SIM.
Kesalahan orang tua adalah membiarkan dan memfasilitasi anak2nya dibawah umur untuk mengendarai kendaraan, menurut saya, apapun alasannya mungkin karena teman sebayanya sudah memakai kendaraan bermotor, ingin mewujudkan rasa sayang, kebanggaan anaknya sudah bisa naik motor walau umurnya masih kecil dll. So, pikir 1000x lagi deh membiarkan apalagi memfasilitasi mereka, secara tingkat emosional mereka masih labil, penguasaan kendaraan juga mungkin masih tahap learning, resiko mereka lebih besar.
Jangan jadikan rasa sayang malah mencelakai mereka, rasa sayang bukan terus membiarkan dan menuruti apa kemauan mereka.. fasilitasi mereka sesuai proporsinya..
JANGAN BUNUH ANAKMU!!!





tenang pak….
kan udah ada ATPM yg ngajarin safety riding ke anak SMP…
*mancing mania…
By: bapakeVALKYLA on October 30, 2012
at 7:10 am
kalo ngajarin safety riding boleh kok
ama anak TK juga gak masalah malah baik pengetahuan safety sedari dini
tapi tetepppp belum boleh bawa motor sendiri
tul?????
By: kidemang soegax on October 30, 2012
at 7:18 am
kembali ke orang tuanya….
By: bapakeVALKYLA on October 30, 2012
at 8:01 am
bapakku dulu mengijinkan aku mengendari sepeda motor setelah umur 17 tahun dan punya sim, itupun harus menggunakan helm, ga seperti bapaknya anak-anak jaman sekarang xixixixi
By: Adhitya Ramadian on October 30, 2012
at 7:15 am
anda beruntung mempunyai bapak yang baik
By: kidemang soegax on October 30, 2012
at 7:17 am
selamat buat para oknum yang sudah membantu memperkaya atpm dan membodohi anak bangsa. teruskan membeli bebek dan itik. budayakan kebut-kebutan. jangan persulit kepemilikan motor.
ayo ajari anak naik motor sekencang mungkin.
2012/10/30 KiDemangsCorner
> ** > kidemang soegax posted: “Sobs, sebagai orang tua pasti deh pengen > membahagiakan anaknya, kerja keras banting tulang semua untuk sang buah > hati. Tapi terkadang orang tua terlalu memanjakan dan menuruti apa > keinginan anak tanpa mengingat apa yg diberikannya itu baik atau malah > buru”
By: bennythegreat on October 30, 2012
at 7:16 am
termangsuk mainstream gak masbro
By: kidemang soegax on October 30, 2012
at 7:22 am
prihatin mas ….. malah ada yg sruntulan tanpa helm apalagi jaket , aku dah pernah lihat anak smp cwe jatuh nabrak trotoar malah msk got …..tanpa helm ,ngeri ! sampai gak tega melihatnya ……
By: Agus Ninjers Marciano Riyanto on October 30, 2012
at 7:23 am
biasanya atitude mereka memang spt itu, isih semego kalo orang jawa bilang.
gek wayahe kemaki, tapi gak tau resikonya
tugas kita para orangtua tuh
*suwun gambare ya pak agus
By: kidemang soegax on October 30, 2012
at 7:25 am
nanti kalau mrk pada ngebut aku bisa foto koq ….jian medeni …. nyali tanpa mikir …. sangat berbahaya !
By: Agus Ninjers Marciano Riyanto on October 30, 2012
at 7:26 am
tapi jangan ikut ngebut sambil njepret pak wkwkwkkk
By: kidemang soegax on October 30, 2012
at 7:27 am
jadi harus ada seorang pemimpin yang memperhatikan hal ini, bukan cuma kalangan penggiat road safety atau blogger, pemimpin pemerintahan harus mengkampanyekan secara kontinue, korban kerusuhan di blow up, dijadikan headline nyus berminggu-minggu, tapi korban kecelakaan yang terjadi tiap hari cuma jadi sedu sedan keluarga dan penggiat road safety. Tapi apa ada pemimpin yang mau ? lah kampanye aja mereka naik motor tidak pakai helm, biar kelihatan mukanya, sehingga rakyat pun meniru, naik motor ga pakai helm biar kelihatan ganteng atau cantiknya, kelihatan :iniloh sayah punya motor” .. imho . entahlah,
By: Triyanto Banyumasan on October 30, 2012
at 8:55 am
anak jaman sekarang kalo kemauannya ngga diturutin malah ngambek, marah dll, semoga ane nggak termasuk
By: PuguhP on October 30, 2012
at 10:33 am
tul
By: Maskur on October 30, 2012
at 2:07 pm
kebetulan habis diskusi dengan istri…membicarakan anak tetangga yang kelas 1 SMA dah dikasih motor…..cewek pulangnya kok jam 9 malam
By: Maskur on October 30, 2012
at 2:59 pm
selama banyak motor-motor kecil(moped/bebek) dijual dan selama transportasi umum tidak mumpuni, maka kekuatiran mas bro tidak akan berakhir..
By: S.K.P on October 30, 2012
at 5:04 pm
anake tumbasne mobil 4×4 ae ben aman wkwkw
By: jahe on October 31, 2012
at 2:13 am
kesalahan pemerintah dan Atpm tidak memproduksi kendaraan cc kecil misal 30 cc agar anak anak yg menginjak remaja tidak naik motor orang dewasa. Saya sendiri memilih membelikan motor listrik yg kecepatan maksimumnya 40 km/jam. Tapi cukup merepotkan karena charge nya lama & spare partnya susah
By: b.indt on November 1, 2012
at 3:52 am
betul mazbro….! motor bukan mainan untuk anak….! ada saat yg tepat jika ingin bahagiakan anak…
saya sangat setuju dengan isi artikel ini…
By: viewie white blog's on November 3, 2012
at 2:08 am
makanya sering ribut gara-gara masalah motor
dengan anakku yang SMP.
silahkan bawa motor tapi harus ada bapaknya di belakang.
bawa sendiri···· Sampai nangis tak akan diberi.
http://yudhadepp.blogspot.com/2012/11/di-indonesia-yamaha-salah-strategi.html?m=0
By: yudha depp on November 4, 2012
at 1:15 pm
“Sobs, sebagai orang tua pasti deh pengen membahagiakan anaknya, kerja keras banting tulang semua untuk sang buah hati.”
Ah ndak juga tuh, orang tua saya bekerja supaya ada uang untuk hari tuanya saja.
Anaknya? Biarin aja cari makan sendiri.
By: ngawur on November 9, 2012
at 11:31 pm
trus ente dari bayi ampe gede karena ente nyari makan sendiri?? hebat ya.. ente bayi dulu bisa cari makan sendiri…
By: kidemang soegax on November 13, 2012
at 5:37 am
Beli Viar Lebih Untung…!!
Analogi perbandingan harga jual kembali motor Viar dibandingkan dengan motor pabrikan lain
Membeli Viar adalah Investasi yang sangat tepat..!!,tidak percaya?,mari kita hitung hitungan
Beli Motor Viar Star Z,Harga OTR = Rp.8.200.000,setelah dipakai 3 Tahun,harga Jual kembali dapat mencapai 5,5 juta,harga terendah 4,5 juta,kita ambil yang kerugian terbesar menjadi kerugian yg diderita adalah 4,5juta
bandingkan dengan apabila Anda mengambil Investasi motor pabrikan merk lain
harga OTR nya Rp.15.500.000,setelah dipakai 3 Tahun Harga Yang diterima Showroom Motor Bekas paling tinggi adalah Rp 9 juta,kalau kondisi motor tersebut kurang baik bisa saja hanya dihargai Rp 7 juta,maklum harga part orisinil motor ini tergolong mahal
Kerugian Investasi = Rp. 15.500.000 – Rp. 8.000.000 = Rp. 7.000.000
dari sini jelas sekali bukan lebih besar mana kerugian yg diderita oleh konsumen akibat depresiasi harga jual motor..!??
apabila kondisi itu diterapkan ke Motor Viar Star Z yg OTR nya hanya Rp 8.200.000 maka Motor Viar hanya dihargai Rp 1.200.000,tentu sangat tidak logis dan tidak masuk akal sebuah motor hanya dihargai dengah harga seperti itu,Konsumen pun berhak marah apabila motor nya ditawar oleh showroom dgn harga 1,2 juta saja…!,tentu keadaan tsb tidak logis diterapkan untuk motor Viar
belum ditambah kerugian akibat borosnya penggunaan BBM,penggunaan BBM motor ini 3x lipat lebih boros dibanding motor Viar,maklum Motor ini memiliki cc diatas 120 ,apabila Anda mengisi Bensin motor Viar Rp 20.000 per minggu / Rp 80.000 per bulan,maka anda harus mengeluarkan Rp 240.000 perbulan,kerugian bertambah menjadi Rp 160.000 belum ditambah mahalnya Pajak Kendaraan Bermotor karena motor ini mengusung CC yg sangat tinggi
Perincian Kerugian motor Merk lain
Depresiasi harga Jual : Rp. 7.000.000
Pemborosan BBM : Rp. 160.000 x 12 bulan x 3 tahun = Rp 5.760.000
Mahalnya Pajak : Rp. 50.000 x 3 Tahun = Rp. 150.000
Mahalnya Service & Spare Part : Rp. 250.000 x 3 Tahun = Rp. 750.000
Kerugian = 7.000.000 + 5.760.000 + 150.000 + 750.000
Total Kerugian Selama 3 Tahun = Rp 13.660.000
Kerugian Perbulan = Rp. 13.660.000 / 36 bulan = Rp 379.000
BAYANGKAN…!!!,dengan kerugian perbulan yg hampir mencapai Rp. 400.000,dengan kerugian sebesar itu anda bahkan dapat mencicil Motor Viar Star Z yg cicilannya hanya 300 ribuan per bulan
SEGERA Tinggalkanlah motor Boros dan Tidak Ekonomis seperti itu,sudah saatnya Kita dapat berhidup Hemat namun tetap Trendy!
By: viarpalembang.blogspot.com on November 22, 2012
at 8:53 am
hal berikut juga pertanda orangtua yang mulai meracuni anaknya dengan kecintaan pada r2
http://bakulkangkungjpr1.wordpress.com/2013/01/14/skuter-anak-yang-berisik-dan-membahayakan/
By: paedhimas on January 15, 2013
at 11:16 am
Malah orang taunya bangga banget kalau anaknya yag masih kecil -misalnya klas 4 SD- sudah bisa naik motor. Mereka nggak pernah ngeliat perilaku anak-anaknya secara utuh ketika anak-anak berada diluar jangkauan pengawasan orang tuanya, ketika membawa sepeda motor.
Ya sudah, silakan berbangga ria.
By: Hudaya Soemarno on February 23, 2013
at 3:13 am